•Penulisan algoritma tidak
tergantung dari spesifikasi bahasa pemrograman dan komputer yang mengeksekusinya melainkan bersifat
umum tetapi notasi-notasi algoritma dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman.
•Notasi algoritma dapat berupa :
–Uraian
kalimat deskriptif (narasi)
•Instruksi
pada algoritma dapat dituliskan dalam bahasa sehari-hari (B.Indonesia,
B.Inggris, dsb).
•Tidak
aturan yang baku untuk menuliskan algoritma dalam bentuk notasi ini, tetapi
penulisan algoritma menggunakan notasi
ini dapat menimbulkan ambiguitas.
–Bagan
alir (flow chart)
•Instruksi-instruksi
pada Algoritma digambarkan secara grafis (menghasilkan
sebuah bagan)
menggunakan simbol-simbol tertentu dengan
aturan sebagai berikut :
–Pseudo-code
•Penulisan
teks algoritma dengan Pseudo-code menggunakan notasi-notasi tertentu yang
mendekati bahasa pemrograman
sehingga lebih mudah ditranslasikan ke dalam bahasa pemrograman
•Aturan
Penulisan Teks Algoritma :
1.2. Contoh penulisan notasi algoritma
Contoh 1 : Algoritma Luas_Lingkaran
Menghitung
dan menampilkan Luas Lingkaran dengan masukan jari-jari lingkaran
Contoh
Penulisan Algoritma :
–Uraian
kalimat
deskriptif (narasi)
DESKRIPSI :
•Baca
jari-jari lingkaran (R)
•Phi ß 3.14
•Luas ß Phi
x R x R
•Tulis
Luas
–Flowchart —Pseudo-code
•Contoh
2 : Algoritma Kelulusan_Mhs
Diberikan nama dan nilai mahasiswa, jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 60 maka mahasiswa tersebut dinyatakan lulus jika nilai lebih kecil dari 60 maka dinyatakan tidak lulus.
•Uraian
kalimat
deskriptif
(narasi)
DESKRIPSI :
–baca nama dan nilai mahasiswa.
–jika nilai
>= 60 maka keterangan =
lulus
–tetapi jika nilai <
60 maka keterangan = tidak
lulus.
–tulis nama dan keterangan
•Flow
chart
•Pseudo-code
•Contoh
3 : Algoritma
Cetak_Frase
Diberikan sebuah angka, kemudian tuliskan frase ‘Dasar Pemrograman’ sebanyak angka tersebut
•Uraian
kalimat
deskriptif
(narasi)
DESKRIPSI :
–baca angka
–selama jumlah_frase_tercetak <
angka
•tulis ’Dasar Pemrograman’
• Flow
chart
•Pseudo-code
Tidak ada komentar:
Posting Komentar